Buku Gurita Cikeas

sumber foto: http://resensi66.wordpress.com/Buku “Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century” karya George Junus Aditjondro sempat membuat geger dunia maya. Twitter dan facebook dipenuhi oleh status tentang isu kontroversial buku ini. Grup di facebook pun bermunculan, seperti “Bagi Cerita & Diskusi: Buku Gurita Cikeas, karya Georges J. Aditjondro”, “1.000.000 Pendukung George Aditjonro Mengungkap Bisnis Gurita Cikeas”, “Tolak Penarikan Buku Membongkar Gurita Cikeas”, dan “Ada Apa Dibalik Buku Membongkar Gurita Cikeas.

Brand Activation buku ini menggurita seiring dengan panasnya situasi politik di Indonesia. Pihak penerbit tidak perlu susah-susah untuk promosi, secara tidak sengaja para netters telah menjadi evangelist dari buku ini.

Buku ini diluncurkan pertama kali pada hari rabu (23/12) di kota Yogayakarta. Cover buku dengan seekor gurita memakai mahkota raja jawa semakin menambah daya tarik pembaca. Seakan senyawa dengan judulnya, buku ini telah mendorong keinginan untuk memiliki yang sangat besar pada masyarakat.

3 hari kemudian tersebar isu pelarangan buku ini untuk beredar di toko – toko buku ternama. Hal ini malah semakin menimbulkan rasa penasaran di benak masyarakat. Ada yang sibuk mencari di toko buku dan ada pula yang sibuk mepertanyakan memalui twitter dan facebook. Karena sulitnya! Akhirnya sebagian besar publik menyerah dan mengikuti melalui perkembangan di TV.

Tidak lama kemudian ada kabar meninggalnya tokoh ternama KH Abdurrahman Wahid (GUSDUR), dan semua televisi dipenuhi oleh liputan profil GUSDUR dan isu pluralisme. Hal ini berdampak pada pengalihan perhatian publik terhadap fenomena buku Gurita Cikeas, yang akhirnya sebagian besar dari mereka jadi lupa akan keinginannya untuk memiliki buku ini.

Hal yang terpikir di benak saya waktu itu adalah kenapa pengarang tidak menjual buku ini secara online. Hal ini pernah di praktekkan Dewi lestari ketika peluncuran novelnya RectoVerso, karena banyak penggemarnya yang menulis keinginan di status twitter dan facebook (termasuk saya :D ). Maka beramai-ramai orang mengunjungi websitenya.

Di website rectoverso ! manajemen dee telah siap dengan berbagai menu memikat untuk pengunjungnya. Dari tampilan yang menarik, menu kupas fiksi, foto dan video, album online, dan tentu saja paket penjualan yang di bundling ( buku+DVD+kalender+Sticker+goodie bag menarik) dan bisa dipesan secara online.

Ketika pesanan sampai dirumah, hal pertama yang saya lakukan adalah foto dan upload ke Facebook, twitter dan blog dengan review tentunya. Beberapa teman saya pun jadi tertarik untuk memesan, bayangkan bila 50 orang saja yang melakukan hal yang sama dengan saya.

Seandainya kala itu buku Gurita Cikeas di jual secara online, bisa dipastikan banyak sekali yang memesan buku ini. Karena menyangkut isu politik, bisa dipastikan pembelian satuan besar akan laris manis .. heheheh misal paket 10 buku, 20 buku dan 50 buku. Mantabs kan !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>