Strength: Packaging produk yang bagus dan menarik, khas anak muda
Weakness: Masih ada permasalahan tentang kualitas jaringan di daerah
Opportunity: Belum ada layanan yang mewadahi komunikasi antar pengguna axis.
Threat: Berada pada segmen pasar yang pemilih, pembosan dan cenderung tidak loyal.
Tanggal 23 januari 2010 kemarin saya menghadiri KOPDAR AXIS dengan Komunitas Blogger Palembang Wongkito.net. Acara yang merupakan salahsatu dari rangkaian Launching Axis di Palembang. Dari kemasan acara sampai spanduk yang bertulisan “ Apo Kabar Palembang?” . Menurutku nyambung banget sama slogan Axis “Jangkauan Seluas Persahabatan”.
Sejujurnya.. setelah acara tersebutlah! Saya baru tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang AXIS. Dan hasilnya saya mempunyai sebuah pemikiran bahwa Axis harus mempunyai sebuah layanan website yang secara tidak langsung mengikat komunikasi antar penggunanya.
Hal ini sudah banyak sekali dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, seperti produk makanan, kecantikan dan sebagainya. Membuat sebuah layanan website yang mengkoneksikan pelanggan sangat besar dampaknya bagi pencitraan positif produk perusahaan. Salah satunya karena anggota komunitas/pengguna layanan fokus pada goal dari tujuan layanan tersebut, bukan pada pembicaraan produk si pemilik website.
Untuk AXIS ! saya punya idea untuk menggarap pasar remaja, yang kalo kata steve jobs menyebutnya segmen “new baby boomer”. Mengutip artikel liputan khusus MIX bulan ini tentang Youth and Netizen Market “ … mereka pemilih,pembosan, dan cenderung tidak loyal. Namun, mereka cukup potensial sebagai target market, bukan hanya sebagai decision maker, namun sebagai influencer dalam purchase decision process orang tua…“
Karena setiap sekolah itu selalu ada kegiatan mading, maka saya pikir perlu dikelola secara online. Bayangkan ! apabila seluruh SMU yang ada di Indonesia berkompetisi untuk sebuah kreatifitas mading yang bisa diakses dimana saja. Keren banget kan!
Awalnya Axis sponsori dulu lomba mading antar kelas, kemudian dibentuklah tim mading mewakili sekolah. Jadi deh ! Kompetisi antar SMU seluruh Indonesia.
Untuk tools websitenya pernah saya diskusikan dengan mitra kerja saya saudara Andi Saleh dan Alamsyah Rasyid , tapi karena pertimbangan layanan website ini butuh sosialisasi yang kuat di step pertamanya . Kami berpikir ! tanpa disponsori oleh sebuah perusahaan atau dana yang kuat.. maka bisa kehabisan darah di jalan hehehehe..
ide yang bagus kak, sejujurnya ide mading online/digital sudah ada dipikiranku dari tahun kemarin, soalnya mau ku angkat jadi skripsi, tapi keduluan kayanya
timpuk Ilham pake keyboard..hehehehhe
cuma mo bantu nimpuk ilham pake keyboard jafis
kalau ideku fis, Axis supaya masuk ke dalam blogger2 SMA. contohnya SMAN 5 Palembang sudah punya ekskulnya yang mewadahi para siswa/i yg punya kreativitas menulis di blog. dari mereka (blogger SMA,red) akan dapat ‘mempengaruhi’ pasar anak2 SMA secara luas
yup.. Blogger itu adalah evangelist yang paling jitu.. karena jejak promosinya bisa terlihat secara digital
*wekekek.. bahasaku udah kayak Ruby Alamsyah ajah.
nice shot, gan
Fis, cuma kasih saran : ckmn kalo tulisan yang berhubungan diatas, dibuat ukuran lebih kecil atau disamain aja sama besarnya font di single post.
Trus untuk komen, kok mepet nian ye keliatannyo? pake spasi 1,5 be fis
makasih atas masukannya nike..
akan segera saya pertimbangkan..
nice…
g jg baru mau skrip bikin mading broo… mohon doa restu…^^