Jaminan Pemeliharaan Kesehatan JAMSOSTEK

sakitSudah tahu kan yaa apa itu JAMSOSTEK ? pingin tahu programnya apa aja? yukk, kita bahas satu per satu. Mulai dari yang paling sering digunakan dulu yahh! yaitu jaminan pemeliharaan kesehatan

Jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) adalah salah satu program Jamsostek yang membantu tenaga kerja dan keluarganya mengatasi masalah kesehatan. Mulai dari pencegahan, pelayanan di klinik kesehatan, rumah sakit, kebutuhan alat bantu peningkatan pengetahuan, dan pengobatan, secara efektif dan efisien. Setiap tenaga kerja yang telah mengikuti program JPK akan diberikan KPK ( Kartu Pemeliharaan Kesehatan ) sebagai bukti diri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Manfaat JPK bagi perusahaan yakni perusahaan dapat memiliki tenaga kerja yang sehat, dapat konsentrasi dalam bekerja sehingga lebih produktif.

Jenis pelayanan kesehatan yang dapat diperoleh melalui program JPK:

1. Pelayanan dari dokter umum dan dokter gigi.

Dokter umum dan dokter gigi bisa anda pilih sendiri sesuai dengan fasilitas yang ditunjuk sebagai dokter keluarga.

2. Obat-obatan dan penunjang Diagnostik.

Obat-obatan diberikan sesuai kebutuhan medis, dengan standar obat JPK JAMSOSTEK dan penunjang diagnostik sesuai ketentuan.

3. Pelayanan Kesejahteraan ibu dan anak.

Berupa pelayanan imunisasi dasar (BCG, DPT, Polio), pelayanan KB (IUD,vasektomi, tubektomi, suntik.)

4. Pelayanan Dokter Spesialis.

Untuk ke Dokter Spesialis, anda harus membawa surat rujukan dari dokter PPK tingkat I yang ditunjuk.

5. Rawat Inap.

Bila diperlukan rawat inap, JPK menyediakan fasilitas rumah sakit yang telah ditunjuk. Dilayani pada kelas II RS Pemerintah atau kelas III RS Swasta. Rawat Inap diberikan selama 60 hari dalam satu tahun, termasuk 20 hari pelayanan pada ICU/ICCU.

6. Pelayanan Persalinan.

Berlaku untuk pelayanan persalinan pertama sampai persalinan ketiga saja, bagi tenaga kerja berkeluarga, JPK memberikan bantuan biaya persalinan sebesar maksimum Rp. 400.000,00 per anak.

7. Pelayanan Gawat Darurat.

Untuk mendapatkan pelayanan ini melalui fasilitas yang ditunjuk JPK JAMSOSTEK langsung, tanpa surat rujukan.

Pelayanan Khusus hanya diberikan kepada Tenaga Kerja dan diperoleh melalui rujukan

1. Penggantian Kacamata.

Untuk mendapat penggantian kacamata (kaca dan bingkai) maksimal sebesar Rp. 150.000,00.

2. Penggantian Gigi Palsu.

Untuk mendapat penggantian gigi palsu (yang bisa dipasang/dilepas) dengan bahan acrylic, maksimum sebesar Rp. 250.000,00.

3. Penggunaan Mata Palsu dan Alat Bantu Dengar.

Untuk penggunaan mata palsu dan alat bantu dengar, masing-masing memperoleh penggantian maksimum sebesar Rp. 300.000,00.

4. Penggunaan Alat Bantu Tangan & Kaki.

Untuk penggunaan alat bantu tangan memperoleh penggantian maksimum sebesar Rp. 350.000,00 dan penggunaan alat bantu kaki memperoleh penggantian maksimum sebesar Rp. 500.000,00.

Jumlah iuran yang harus dibayarkan:
Iuran JPK dibayar oleh perusahaan dengan perhitungan sebagai berikut:

  • 3% dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja lajang.
  • 6% dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja berkeluarga.

Hal-hal yang perlu menjadi perhatian.
Selisih biaya sebagai akibat dari penggunaan hak pelayanan di luar standar JPK JAMSOSTEK, dibayar sendiri oleh peserta.
Penyakit yang tidak ditanggung dalam pelayanan kesehatan JPK Paket Dasar antara lain:

  • Penyakit AIDS
  • Penyakit kelamin
  • Penyakit kanker
  • Cuci darah (haemodialisa)
  • Akibat alkohol/narkotika
  • Pemeriksaan super spesialistik
  • Kelainan Genetik

PROSEDUR PELAYANAN KESEHATAN BAGI PESERTA JPK DASAR

  1. HAK – HAK PESERTA
    • Tenaga kerja beserta keluarga ( suami/istri & max 3 anak) berhak mendapatkan pelayanan kesehatan Tingakt I s/d Lanjutan serta Pelayanan Khusus ( hanya diberikan kepada Tenaga Kerja).
    • Memilih fasilitas kesehatan diutamakan sesuai dengan tempat tinggal (domisili).
    • Dalam keadaan Emergensi (darurat), peserta dapat langsung meminta pertolongan pada PPK (Pelaksana Pelayanan Kesehatan) yang ditunjuk ataupun tidak.
  2. KEWAJIBAN PESERTA
    • Memiliki KK (Kartu Pemeliharaan Kesehatan) sebagai bukti diri untuk mendapatkan pelayanan.
    • Apabila KPK belum selesai diterbitkan dapat mempergunakan formulir Daftar Sususnan Keluarga (Form 1b warna hijau) sebagai bukti KPK sementara.
    • Mengikuti prosedur pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan.
    • Melaporkan kepada PT Jamsostek (Persero) apabila KPK hilang untuk mendapatkan penggantian kartu yang baru.

PELAYANAN KESEHATAN TINGKAT I
Cakupan Pelayanan :

  • Pemeriksaan dan pengobatan oleh dokter umum
  • Pemeriksaan dan pengobatan oleh dokter gigi
  • Tindakan medis (pembersihan luka, jahit, odontektomi, alveolektomi)
  • Pemberian obat-obatan/resep obat sesuai dengan standar obat JPK (DOEN, generik)
  • Pelayanan KB (IUB, Kondom, Pil dan suntik)
  • Pelayanan KIA termasuk pemeriksaan ibu hamil, pemeriksaan bayi, anak balita dan pemberian immunisasi dasar (BCG, DPT, Campak dan polio)

Pelaksana : Puskesmas, Klinik dan dokter swasta yang ditunjuk (dokter keluarga)

Prosedur Pelayanan :

  • Peserta yang datang berobat harus membawa KPK dan mendaftarkan diri dengan memperlihatkan KPK.
  • Peserta akan mendapatkan pelayanan dan akan diberikan resep obat yang dapat diambil di ruang obat pada PPK tersebut.
  • Atas indikasi medis, peserta dapat dirujuk ke dokter spesialis atau Rumah Sakit yang ditunjuk dengan memakai Surat Rujukan.

Surat Rujukan terdiri dari 4 rangkap :
Lembar 1 : dokter spesialis
Lembar 2 : untuk pengambilan obat
Lembar 3 : arsip peserta
Lembar 4 : arsip PPK pengirim

Disclaimer : Penulis tidak ada hubungan apapun dengan pihak Jamsostek, tulisan ini bertujuan menambah wawasan penulis dan berbagi pengetahuan.

5 thoughts on “Jaminan Pemeliharaan Kesehatan JAMSOSTEK

  1. Jaminan Hari Tua JAMSOSTEK « Jafis Firdaus

  2. Jaminan Kecelakaan Kerja JAMSOSTEK « Jafis Firdaus

  3. Jaminan Hari Tua JAMSOSTEK | jafis firdaus

  4. Malam..
    Saya bekerja sbagai outsorching,saya baru mendapatkan kartu jamsostek&kpk slth 1thn bkrja..
    Saya bingung m’pergunakan kpk apabila saya ingin pasang behel gigi itu harus memakai krtu kpk apa tidak??
    Apa nanti ditanggung perusahaan tidak??
    Terima kasih

  5. Mat Malam…
    Saya anggota Jamsostek Makassar mulai tahun 2011 s.d sekarang, sy memanfaatkan dana pemeliharaan kesehanatan jamsostek kurang lebih 3x akhirnya kartu Jamsostek sy lewat masa berlakunya. Saat ini sy mau berobat sekarang tpi kartu saya sdh lwt masa berlakunya sehingga sy tdk mendapat pelayanan. Apakah Jamsostek ini keungtungan atau mengutamakan Pelayanan sosial/kemanusiaan??’ tolong jelaskan Pak/Ibu… Trims..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>