Anas Urbaningrum

Sumber gambar: http://www.kaltimpost.co.id/Akhir-akhir ini pencitraan anggota DPR semakin penting di mata masyarakat, dipicu oleh adanya siaran langsung kegiatan mereka di TV dan maraknya pemberitaan kasus korupsi. Perlahan – lahan saling membunuh karakter menjadi strategi utama para tokoh politik di republik ini.

Maraknya pengguna situs jejaring sosial, blog dan teknologi internet telah mendorong setiap individu bisa menyuarakan aspirasi dan pengakuannya. Disinilah, pentingnya brand activation seorang tokoh politik melalui strategi media online.

Saya akan coba mereview seorang anggota DPR dan politikus muda dari Partai Demokrat. Yakni Drs. Anas Urbaningrum, MA (Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Periode 2009-2014). Sebagai bahan riset adalah website beliau yang beralamat di http://bunganas.com. Saya lebih memilih mengeluarkan idea untuk branding sosok Anas Urbaningrum, dibanding mengomentari plus minus website yang ada sekarang.

Pertama, biarkan publik menyukai beliau karena sikap dan kercerdasan cara bicaranya. Buang semua embel-embel gambar partai di halaman utama website, tempatkan gambar tersebut dibagian pages khusus atau melalui gambar di postingan kegiatan yang dia ikuti. Di Indonesia, banyak orang yang belum dewasa dalam menyikapi perbedaan pandangan/organisasi politik.

Kedua, Pokok bahasan website lebih banyak berisi tentang isu pluralitas, demokrasi dan tentu saja partai politik, isu dimana beliau sangat peduli dan geluti selama ini. Gaya penulisan sebaiknya orang pertama, karena sentuhan personal lebih cepat mendapat simpati publik.

Ketiga, Tampilan website bisa disesuaikan dengan hal – hal unik yang ada pada sosok Anas Urbaningrum, bisa berlatar belakang daerah, kebiasaan, hobi atau visi. Yang penting ! ada keunikan dibalut kreatifitas yang bisa mengikat secara emosional.

Untuk strategi di dunia ofline, sebaiknya beliau lebih aktif mendekati organisasi senat mahasiswa. Bisa mengadakan kegiatan edukasi sosial politik dalam bentuk seminar atau kegiatan lainnya. Mengenal tokoh politikus yang berpengaruh itu merupakan impian sebagian besar dari mereka, karena dengan harapan mereka bisa unjuk gigi akan potensi yang ada. Siapa tahu setelah tamat di rekrut sebagai tim sukses? Heheheh ..gambaran sederhananya gitu :D

Jika pada Ryamizard Ryacudu saya mengusulkan nama organisasi “tunas Patriot”, mungkin untuk Anas Urbaningrum bisa melalui organisasi yang dia sebagai direktur saat ini, yakni Komunitas untuk Transformasi Sosial (Katalis). Atau dengan nama baru! Seperti forum komunikasi yang pengurusnya mahasiswa lintas profinsi itu sendiri. Fokus utamanya adalah edukasi sosial politik kepada mahasiswa, selebihnya tinggal nunggu dampak sistemik :D

Ketika membaca pemikiran beliau di buku “Most Wanted Leaders” freddy Ndolu ((Ndolu. Freddy (2009). Most Wanted Leaders – Sosok dan Pemikiran Untuk Indonesia. Jakarta : Indonesiasatu Publisher)) dan buku karangannya “Ranjau-Ranjau Reformasi” ((Ranjau-Ranjau Reformasi : Potret Konflik Politik Pasca Jatuhnya Soeharto, Jakarta : Raja Grafindo Persada, 1999.)). Saya merasa banyak sekali orang yang ingin diskusi, share knowledge atau mengenal secara pribadi sosok Anas Urbaningrum. Dengan umur baru 41 tahun , peluang beliau besar sekali untuk menjadi seorang Presiden di negeri tercinta ini.

Referensi:

2 thoughts on “Anas Urbaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>